Pages

  • Home
  • Contact
  • Shop
facebook Instagram twitter youtube

S L A A P L I E D J E

    • Home
    Bagiku menunggumu itu seperti mata kuliah Logika Fuzzy, mengandung unsur ketidakpastian dan ketidaktepatan. Jika 0 adalah tidak dan 1 adalah ya, ntah terletak di ambang  berapa derajat keanggotaanku berada. Bukan berati aku tidak sabar didalam penantianku tapi sekarang aku mulai berpikir apakah yang kunanti pantas untuk dinanti?

    Tiga variabel telah kuputuskan yaitu tindakan, waktu, dan keseriusan. Tiga variabel itu yang akan memenuhi rule-rule yang ada. Dan rule-rule itu akan menentukan berapa derajat keanggotaanku berada. Namun, semua begitu abstrak dan susah untuk ditranslasikan dalam bahasa [0,1].

    Aku rasa ini yang dinamakan dilema, ketika hati dan otak tak sejalan. Benar memang katanya menunggu membosankan apalagi menunggu hal yang tidak pasti. Namun, jika menunggu membosankan apakah berganti hati menyenangkan? Aku rasa kalau memang benar-benar serius dari keduanya maka tidak ada yang namanya menunggu terlalu lama.


    Berada dalam ketidakjelasan memang selalu mengambang, antara totalitas dan kerumpangan. Membuat bingung langkah mana yang harus ditempuh. Apalagi caramu mulai membuatku ragu. Berada pada ketidakpastian adalah masa yang paling aku benci, dimana aku tidak tau harus berharap atau melupakan. Menunggumu bagaikan logika fuzzy adalah sesuatu yang sangat mengganggu dan aku tidak suka. Namun jika menunggu  0 dan 1, bukan diantaranya aku masih bisa terima.
    Continue Reading
    Yaa berbicara tentang LGBT, siapa sih yang nggak tau apa itu LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgenders)? Aku rasa ini bukanlah hal yang tabu lagi di kalangan masyarakat. Bahkan penduduk Indonesia mulai terbagi menjadi dua golongan, yaitu pro LGBT dan kontra LGBT. Banyak aksi-aksi yang menentang dan mendukung LGBT sampai terjadi keributan dan perdebatan sana sini. 

    Salah satu aksi yang dilakukan oleh kelompok kontra-LGBT yang diwakili oleh AILA (Aliansi Cinta Keluarga) adalah dengan malakukan penuntutan kepada Mahkamah Konstitusi untuk mengkaji tiga pasal KUHP.  Pasal tersebut antara lain:

     “Pasal 284 tentang perzinahan, yang tadinya terbatas dalam kaitan pernikahan dimohonkan untuk diperluas ke konteks diluar pernikahan.
    Pasal 285 tentang perkosaan, yang tadinya terbatas laki-laki terhadap perempuan, dimintakan untuk diperluas ke laki-laki ke laki-laki ataupun perempuan ke perempuan.
    Dan Pasal 292 tentang percabulan anak, yang asalnya sesama jenis laki-laki dewasa terhadap yang belum dewasa dimintakan untuk dihilangkan batasan umurnya.”

    Kamis (14/12) MK mengeluarkan keputusan mengenai tuntutan pengujian ulang tiga pasal KUHP. Namun, hasil keputusan dari MK sangat mengecewakan pihak penuntut. Hasil keputusan yang dibacakan MK adalah MK tidak memiliki kewenangan untuk membuat aturan baru, dan MK menolak pengujian pasal-pasal KUHP karena tidak bertentangan dengan konstitusi.
    Keputusan MK yang mencari aman ini membuat gempar media massa. Hingga menimbulkan perdebatan tentang Benarkah MK Melegalkan LGBT di Indonesia?

    Berbicara tentang kewenangan MK, MK memang sama sekali tidak memiliki kewenangan untuk mebuat aturan baru. Anggota legislatiflah yang berwenang membuat aturan baru, hal ini diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2009. Sedangkan kewenangan MK dalam pasal 24 ayat (1) dan (2) salah satunya adalah melakukan peradilan pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk menguji UU Terhadap UUD 1945. Pengujian terhadap UU dilaksanakan melalui landasan UUD 1945. Namun, sayangnya pihak MK menolak pengujian tiga pasal KUHP karena tidak bertentangan dengan konstitusi.

    Berbicara tentang konstitusi Idonesia saat ini adalah UUD 1945 yang didalamnya memuat pancasila. Menurut Notonegoro susunan pancasila  berisifat hierarkis dan berbentuk pyramidal. Maksud dari hierarkis dan bentuk pyramidal adalah sila pertama menjadi dasar sila-sila berikutnya. Kita semua mengetahui bahwa sila pertama adalah Ketuhanan yang Maha Esa maka sila pertama merupakan basis dari sila kedua, ketiga, sampai kelima. Menyadari hal ini, kita semua mengetahui bahwa Indonesai merupakan negara beragama yang bertoleransi.

    Ada enam agama yang diakui di Indonesia, yaitu: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghuchu. keenam negara ini menolak dan menganggap perilaku LGBT menyimpang, tindakan keji, membahayakan diri pelaku dan menjijikkan. Pertama-pertama mari  kita lihat dari sudut pandang ajaran islam yang menceritakan penyimpangan kaum Nabi Luth AS yang pelakunya diazab oleh Allah  SWT. kedua, ajaran agama kristen yang menceritakan pemusnahan Sodom dan Gomora. Ketiga, ajaran katholik menyebutkan dalam kitabnya bahwa homoseksual merupakan tindakan bejat, perbuatan yang bertentangan dengan hukum alam, dan pelakunya menutup diri dari karunia Tuhan. Keempat, ajaran agama Hindu memang tidak ada penjelasan secara eksplisit mengenai homoseksual. Tapi dalam agama Hindu, cinta dianggap sebagai kekuatan yang kekal, merupakan pengabdianantara dua orang agar bisa mencapai Moksha. Kelima, sastra-sastra ajaran agama Budha memang tidak mencantumkan larangan perilaku homoseksual. Namun, hukum agama Budha berdasarkan kewajaran dan hukum alam. Menurut hukum alam, perkawinan itu dilakukan oleh laki-laki dan perempuam. Keenam, kitab ajaran agama konghuchu menjelaskan bahwa perkawinan hanya dilakukan, juga bisa untuk dilaksanakan antara pria dan wanita agar daoat memuliakan Tuhan dan meneruskan keturunan.
    Bermodalkan pengetahuan tentang larangan LGBT di enam agama yang ada di Indonesia, bagaimana bisa tindakan LGBT tidak melanggar konstitusi? Apakah aturan agama hanyalah sekedar aturan norma sosial saja? Bagaimana jika budaya LGBT semakin merebak dan mempengaruhi pola pikir masyarakat Indonesia karena tidak ada batasan?

    Lepas dari ajaran agama dan konstitusi negara, setiap manusia tentu memiliki hak asasi manusia (HAM). Setiap individu berhak memilih mau menjadi apa saja. Namun, memilih menjadi LGBT buka merupakan suatu pilihan. Kita dilahirkan di dunia ini kalau tidak menjadi laki-laki ya perempuan, bukan diantaranya. Lantas apakah LGBT melanggar HAM karena dianggap sebagai manusia yang melanggar kodratnya sebagai laki-laki atau perempuan karena mencintai apa yang tak seharusnya dicintai ? Mengingat kembali tentang norma-norma sosial yang berlaku, bagaimana kita bisa mengesampingkannya? Apakah nilai-nilai liberal mulai masuk ke dalam kehidupan Indonesia saat ini? Bagaimana dengan Indonesia yang bertatus sebagai negara beragama? Setidaknya, jika pemerintah melegalkan LGBT di Indonesia sudah pasti akan terjadi pergolakan sana-sini. Aliran penentang mungkin akan muncul dan menuntut pemerintah.

    Berbicara mengenai cinta, cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta merupakan kasih sayang, cinta tidak senang melihat orang yang dicintai terluka dan sakit. Cinta itu iklas. LGBT said love isn’t about sex? Memang cinta bukanlah sekedar sex saja tapi cinta merupakan perasaan saling melindungi dan membuat bahagia satu sama lain. Kita semua pasti tahu bahwa LGBT berbahaya bagi pengidapnya. Perilaku LGBT dan menyebabkan penyakit kanker anal, kanker mulut, meningitis, HIV/AIDS, dsbg. Bagaimana bisa dikatakan cinta jika cintanya membahayakan dan membuat sakit? Jadi, Bagaimana bisa orang-orang yang mendukung LGBT dikatakan peduli dengan mereka jika banyak dampak negatif yang akan terjadi? Is it true love, darl? I dont think so. Karena, cinta melindungi dari hal yang salah.


    Berbicara mengenai keberadaan LGBT yang dianggap diskriminasi, oh my god harusnya kita tidak boleh mendiskriminasi mereka. Mereka adalah orang-orang yang perlu dirangkul. Mereka adalah orang yang perlu diarahkan dan disadarkan kepada keberadaan Tuhan. Pernah nggak sih kita mikir, apa yang menyebabkan mereka seperti itu? Sedikit spoiler tentang  film The Danish Girl, film ini menceritakan tentang orang yang pertama kali mengidap transgenders. Ada seorang suami-istri yang berprofesi sebagai pelukis. Sang Istri sering menggunakan suaminya sebagai object lukisan tapi suaminya harus berdandan menjadi seorang wanita. Dan akhirnya sang suami ini merasakan keinginan untuk menjadi wanita seutuhnya. It shows us that encvironmental factor are very influential. Sebagai manusia yang berkemanusiaan dan beradab sudah seharusnya kita menciptakan lingkungan yang sehat dan saling menghormati. Sebagai negara yang beragama dan berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945, Indonesia berbeda dengan negara liberal dan tidak pantas melegalkan LGBT. Sebagai negara yang berperi kemanusiaan sudah sewajarnya kita merangkul kaum LGBT dan mengembalikan mereka ke jalan yang lurus.
    Continue Reading

    Script Program:

    #include <iostream.h>
    #include <conio.h>

    void main(){
        int batas,a, i, k, j;

       cout<<"masukkan batas : ";
       cin>>batas;
        for (i=0; i<=batas; i++){
            for (k=0; k<=((2*batas)-(2*i)); k++){
                cout<<" ";
            }
            for (j=0; j<=i; j++){
                if (j==0||i==j){
                    a=1;
                }else{
                    a=a*(i+1-j)/j;
                }
                cout<<"  ";
                cout<<a;
                cout<<" ";
            }
                cout<<" ";
            cout<<endl<<endl;
        }
       getch();

    }
    Continue Reading

    Script program (dengan Borland C++):

    #include <iostream.h>
    #include <conio.h>

    int fact (int n);
    int ncr (int n, int r);
    void main ()
    {
    cout<<endl;
    cout<<"SEGITIGA PASCAL"<<endl;
    cout<<endl;
    int n;
       cout<<"Masukkan baris: ";
       cin>>n;
       cout<<endl;

       int i, j, k;

       for (i=0;i<n;i++)
       {
       for (j=n-i;j>0;j--)
    { cout<<" ";
       }
       for (k=0;k<=i;k++)
       {cout<<" "<<ncr(i,k);
       }
       cout<<"\n";
       }
       getch ();
       }

    int fact (int n)
    {
    if (n==1||n==0)
       {
        return 1;
       }
        return n*fact(n-1);
    }
    int ncr (int n, int r)
    {
    return fact(n)/(fact(r)*fact(n-r));
    }
    Continue Reading


    Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya. Malang terdiri dari tiga wilayah adminstratif yaitu Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang. Ketiga wilayah ini dikenal dengan Malang Raya atau Kota Metropolitan Malang. Daerah yang memiliki luas total 3.989,40 km2 ini dikelilingi beberapa pegunungan besar, di antaranya adalah pegunungan Bromo-Tengger (berkisar 2.700 m dpl); Gunung Semeru (3.676 m dpl); Gunung Arjuno (3.339 m dpl); Gunung Butak (2.868 m dpl); Gunung Kawi (2.551 m dpl); Gunung Anjasmoro (2.277 m dpl); serta Gunung Panderman (2.045 m dpl). Malang mendapat julukan Zwitserland van Java karena keindahan kotanya yang dikelilingi pegunungan serta tata kotanya yang rapi, menyamai negara Swiss di Eropa. Selain itu Kota Malang juga dijuluki dengan Paris van Oost Java  karena  iklimnya yang sejuk dan kotanya yang rapi serta indah. Selain bentang alam Kota Malang yang menarik, Kota Malang juga diramaikan dengan berbagai taman rekreasi  seperti Jawa Timur Park 1 dan 2, Secret Zoo Batu, Museum Angkut, Batu Night Spectacular, Alun-Alun Kota Batu, Alun-Alun Kota Malang, Taman Rekreasi Kota dan masih banyak lainnya. Bukan hanya taman bermain dan wisata alam saya yang menghidupkan kepariwisataan kota malang namun wisata kuliner juga menjadi ikon Kota Malang. Bakso malang, bakso bakar, cwie mie, rawon khas Malang, soto ayam gang lombok, kaldu kambing kacang hijau, soto kambing tunggulwulung, nasi bug, nasi pecel, sop dengkul, sayur asem dengan buah apel, tahu campur, mendol dan tahu telur adalah daftar makan khas kota malang yang banyak dijual di sekitar jalan.

    Angkutan umum di Kota Malang ini juga sangat mudah diakses. Hanya ada 5 terminal di Kota Malang, semuanya telah terhubung dengan angkutan kota. Ada dua macam angkutan yaitu angkutan untuk jalur dalam kota dan angkutan untuk jalur luar kota. Angkutam jalur dalam kota berwarna biru tua dengan kode garis warna yang beragam untuk membedakan jalurnya, contoh: Landungsari-Dinoyo-Hamid Rusdi (LDG, sebelumnya LDH)dengan garis warna putih, Arjosari-Landungsari (AL)dengan garis putih-merah, dan lain sebagainya. Termasuk juga dengan angkot yang menuju sub-terminal. Sedangkan angkuta untuk jalur luar kota (dari Kota Malang ke Kabupaten Malang atau Kota Batu) berwarna selain biru tua

    Bukan hanya sebagai kota pariwisata yang menyimpan sejuta keindahan alam namun sebagai kota besar malang juga merupakan Kota Pendidikan. Banyak fasilitas pendidikan yang memadai dan suasana kota Malang yang tenang, membuat kota malang sangat cocok untuk belajar atau menempuh pendidikan. Udara di sini pun sejuk dan segar, sarana transportasinya memadai dan biaya hidup juga relatif terjangkau. Tak heran jika Malang banyak dilirik pelajar dari daerah manapun yang ingin menempuh pendidikan berkualitas dengan biaya seminimal mungkin. Sebagai Kota pendidikan maka Kota Malang juga dijuluki sebagai Kota Pelajar karena  banyak sekali  universitas negeri maupun swasta di Malang. Sedikitnya ada lima universitas negeri seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Malang, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Kesehatan Malang dan puluhan Perguruan Tinggi Swasta yang dimiliki Malang.
    Continue Reading
    Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang
    semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening
    siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening
    karena akan menerima suara-suara

    Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala,
    dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang 
    hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya
    mengajukan pertanyaan muskil kepada angin
    yang mendesau entah dari mana

    Dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung gereja
    yang mengibas-ibaskan bulunya dalam gerimis,
    yang hinggap di ranting dan menggugurkan bulu-bulu bunga jambu, 
    yang tiba-tiba gelisah dan terbang lalu hinggap di dahan mangga itu
    Maghrib ini dalam doaku
     kau menjelma angin yang turun sangat perlahan dari nun di sana, 
    bersijingkat di jalan dan menyentuh-nyentuhkan pipi dan bibirnya
    di rambut, dahi, dan bulu-bulu mataku

    Dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku,
    yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit yang entah batasnya, 
    yang setia mengusut rahasia demi rahasia, 
    yang tak putus-putusnya bernyanyi bagi kehidupanku

    Aku mencintaimu.

    Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatanmu
    Continue Reading


    Pengabdi Setan merupakan film horror Indonesia yang dirilis pada 28 September 2017. Disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar.  Awalnya denger film ini itu yang muncul dibenakku, “Film apasi gini amat judulnya L” .Dan eh ternyata film ini itu remake judul dari film tahun 1980-an. Yaa, Pengabdi Setan adalah film  horror Indonesia kedua yang  menjadi viral diberbagai sosial media terutama instagram dan twitter setelah Film Danur. Banyak sekali meme-meme yang menggunakan hantu ibu sebagai topik guyonan netiezen.

    Akhirnya pada hari Kamis tanggal 6 Oktober 2017, setelah mengalami kedepresian mengerjakan soal UTS aku memutuskan nonton film itu bersama temanku. Singkatnya, film ini menceritakan tentang seorang penyanyi cantik yang sudah lama berkeluarga namun belum dikarunia anak sama sekali. Dan akhirnya si wanita ini memutuskan untuk meminta pertolongan kepada sekte-sekte pemuja setan. Setelah bergabung di sekte ini , status penyanyi cantik ini berubah menjadi seorang ibu dan memiliki empat orang anak. Di masa-masa tuanya sang ibu-pun jatuh sakit tanpa tau penyebabnya. Berbagai cara pengobatan telah ditempuh namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya sang Ibu-pun meninggal dan mulailah roh jahat yang mirip Ibu mulai meneror keluarga Ibu empat anak ini.

    Penyajian alur yang naik turun dan backsoud yang jedyar-jedyar dan jeng-jeng ini menjadi rangsangan-rangsangan yang mengirim impuls ke otak dan mengaktifkan hormon adrenalin sehingga memberikan pilihan fight or flight dalam diriku uehehehe. Dan akhirnya aku nonton film ini sambil merem  melek merem melek dan teriak-teriak kayak anak kecil yang ng-alay. Eh tapi bukan cuman aku ajasi tapi sebagian besar penonton juga seperti itu kok.

    Ngomong-ngomong tentang pengabdi setan sebenernya aliran ini memang benar-benar ada di dunia. Setanisme, satanic, saetanism adalah sebutan aliran sebagai penyembahan setan dan menjadikannya sebagai Tuhan.  Selain menolak Allah dan semua agama dan nilai keagamaan, gerakan ini memiliki ajaran yang dianggap berdosa. Seperti halnya pada film Pengabdi Setan yang menceritakan bahwa si Ibu mengahasilkan anak dengan cara bersetubuh dengan anggota-anggota sekte pemuja setan yang pria.

    Pada dasarnya aliran Setanisme ini dibagi menjadi dua yaitu: Teistik dan Atheistik/iluminati. Aliran Teistik atau aliran pemuja setan tradisional, adalah suatu bentuk kepercayaan yang tidak mengakui adanya Tuhan atau Dewa. Sedangkan aliran Atheistik (Ateis) adalah suatu aliran kepercayaan yang tidak mengakui adanya Tuhan ataupun Dewa untuk disembah. Bahkan kaum Setanisme Athestik  ini tidak percaya adanya setan , tetapi mereka menganggap bahwa setan merupakan lambang dari ideologi mereka.  Beberapa kota-kota yang menjadi penyembah setan terbesar di dunia antara lain: San Fransisco (AS), Lalish (Irak), Torino (Italia), Bolsover (Inggris), dan Toledo (Ohio, AS).

    Seiring perkembangan jaman ini, sadar nggak sih kalau aliran pemuja setan ini mulai jadi aliran baru yang tersohor. Banyak banget artis-artis yang menganut paham illuminati kan?  Bahkan pernah ada artikel yang mengatakan bahwa aliran setanisme uda mulai menyebar di Indonesia.

    Berbicara tentang film Pengabdi Setan dan aliran Setanisme yang mulai tersohor saat ini, menjadikan sebuah renungan dalam hidupku.  Yaa renungan dalam berbagai hal ketika kita mengupayakan atau berusaha untuk mendapatkan segala sesuatu sudah seharusnya kita hanya meminta pertolongan kepada Allah dan tidak berputus asa lalu meminta pertolongan kepada selain Allah.

    Menyadari bahwa banyak sekali kepercayaan-kepercayaan  yang menyekutukan Allah  masih melekat pada peradaban saat ini. Salah satu contohnya adalah pawang hujan. Sempat terbesit dalam pikiranku,” Pawang hujan minta tolong siapa ya? Eheheh”. Pengendali hujan atau pawang hujan terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yaitu sekumpulan orang beriman yang memohon turunnya hujan kepada Allah bahkan dengan sholat istiqo’ dan untuk menghentikan hujan-pun mereka mengandalkan keikhlasannya kepada Dzat yang Maha Pencippta. Sedangkan kelompok kedua berkoloborasi dengan jin melalui praktik-praktiknya untuk menghentikan atau memindahkan hujan.  “Dan bahwasannya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (QS. Jin:6).

    Mengingat cuplikan film Pengabdi Setan yang menceritakan sang Ibu sakit tanpa sebab dan tiba-tiba  terjatuh dari lantai lalu meninggal dengan kondisi seperti itu membuatku benar-benar takut dan nangis dalam hati. Sempet speechless lihat sakaratul maut yang kayak gitu itu, kasihan juga lihatnya, takut dan jangan sampai ada yang kayak gitu juga mangkanya kita harus saling mengingatkan kan?L . Yaa walau cuman film sih tapi taulah kita kalau yang seperti itu pasti adakan? Jadi, moral value yang bisa di ambil dari film ini itu, kalau minta apapun sama Allah aja, berdoa sama Allah, kalau belum dikasih yang sabar, usaha lagi, berdoa lagi, jangan minta bantuan selain Allah. Kalau mau ngadain acara outdoor  jangan waktu musim hujan atau kalau mau ngadain acara waktu musim hujan lebih baik indoor  aja daripada kita minta tolong bantuan jinkan apa bedanya sama antek-anteknya setanisme? Ehehehe

    “Mintalah kepada-Ku pasti Aku akan kabulkan.” (QS. Al-Baqarah:185)

    “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepada-mu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa.” (QS. Al-Baqarah: 186)
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About Me

    L U L A
    Assalamualaikum, my name is Lula. I interested with anything who interest me, like writing ✌. in short I'm a ENTJ woman. "bagiku menulis adalah salah satu cara untuk menghidupkan kenangan, dan kamu".  
    Read more >

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • pinterest
    • instagram

    Subscribe me

    Labels

    An Experience An Intuition C++ Puisi Tugas Kuliah

    recent posts

    Blog Archive

    • Mei 2020 (1)
    • Desember 2019 (1)
    • November 2019 (3)
    • Oktober 2019 (2)
    • Agustus 2019 (1)
    • April 2019 (1)
    • Juli 2018 (1)
    • Juni 2018 (2)
    • Desember 2017 (2)
    • November 2017 (4)
    • Oktober 2017 (2)
    • April 2017 (1)
    • Januari 2017 (1)
    Diberdayakan oleh Blogger.

    MANDIRI

    Followers

    Cari Blog Ini

    Popular Posts

    • MAKALAH PENYIMPANGAN PANCASILA (ORDE LAMA, ORDE BARU, DAN MASA REFORMASI)
    • Purwokerto, 23-24 Oktober

    Most Popular

    • MAKALAH PENYIMPANGAN PANCASILA (ORDE LAMA, ORDE BARU, DAN MASA REFORMASI)
    • Purwokerto, 23-24 Oktober
    facebook Twitter instagram google plus

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top