Pages

  • Home
  • Contact
  • Shop
facebook Instagram twitter youtube

S L A A P L I E D J E

    • Home

    Empat tahun lahir di dunia, mama dan papa memilih jalan untuk berpisah. Bercerai kata mama. Seringkali ku melihat diam-diam mama menangis. Iya benar hanya diam-diam mama menangis, kadang sendiri terkadang juga ketika bercerita kepada sahabatnya. Ia benar diam-diam menangis, diam-diam pula sering aku melihat mama menangis. Terkadang, tanpa diam aku menuju mama dan mengusap air mata dan bertanya mengapa. Namun, mama tetap saja mengacu dan berucap matanya terkena debu. Padahal semestinya aku tau benar bahwa hati mama sedang kelabu.

    Aku tau mama mencintai papa. Mama benar-benar mencintai papa meski cinta papa kepada mama tidak tau bagaimana. Aku tau persis mama mencintai papa. Mama benar-benar mencintai papa meski papa sering menyakiti  mama berkalik-kali. Tapi untung saja mama lebih mencintai anak anaknya daripada papa.

    Aku tau mama dan papa saling cinta tapi entah mengapa harus berpisah. Dibalik album masa lalu, aku tau mama dan papa adalah dua insan yang saling merindu. Tapi sayangnya itu dulu.

    Sehari sebelum aku menginjak dua dua, ku bertemu sosok wanita kuat yang mengingatkan aku kepada almarhuma mama.  Beliau bercerita tentang cintanya sembari mengantarku menuju kos-kos an. Iya cintanya kandas, suaminya lepas, pernikahannya naas. Suaminya lepas bersama wanita perampas. Hatinya terluka, sakitnya masih ada, trauma pula katanya.

    Lepas dari ini, berkisah sebuah cerita layangan putus. Seorang wanita yang memiliki anak empat yang pada akhirnya pernikahannya pegat. Persis dengan ibu driver yang mengantarku menuju kos, suaminya lepas, cintanya kandas, dibawa wanita perampas. Luka hatinya, basah matanya penuh air mata, mencoba ikhlas katanya.

    Bila cinta memang selalu berakhir tragis rupanya itu adalah cinta apatis. Ah tidak, bukan cinta rupanya karena sungguh kritis. Bagaimana bisa perselingkuhan ada karena atas dasar cinta yang mengakibatkan hati lain terluka? Bagaimana bisa hatimu hanya satu tapi cintamu beribu dan mengakibatkan kelabu? Bilamana katamu tetap cinta, ah aku tidak percaya. Hatimu hanya satu, cintamu harusnya satu  bukan dua apalagi tiga. Cintamu harusnya satu, ya cintamu kepada Tuhan. Maka kamupun tau mana yang harus dicintai karena Tuhan bukan karena sekedar nafsu.

    ah picik sekali 

    bila 

    cintamu

    hanya sekedar 

    nafsu 

    kepada 

    wanita 

    yang sedang atau akan menjadi ibu.


    Continue Reading

    Malang-Surabaya atau yang biasa kusebut berkelana. Hahaha, tidak tidak. Mungkin lebih tepatnya pergi dan mengambil jarak. Ah tidak juga memgambil jarak. Karena katanya bila kau ingin tau siapa yang kau rindukan kau perlu pergi, bukan? Tapi jangan sekali-sekali kau coba pergi tanpa kepastian. Karena menunggu bukanlah permainan. Ada harap-harap cemas mengikutinya.

    Bersama jarak membuatku bersyukur betapa indahnya sebuah pertemuan. Bersama jarak membuatku selalu menghargai waktu, waktu bersamamu, bersamanya, bersama mereka yang tetap ada ketika pulang. Bersama jarak membuatku tau siapa yang benar-benar menunggu kedatanganku.
    Continue Reading


    09.15 tepat kereta Ranggajati melaju dengan kecepatannya yang terus menuju. Sekali berhenti mengangkut manusia atau menurunkan manusia sesuai arah tujuan yang telah dikehendaki. 

    Ranggajati terus melaju meninggalakan gubeng baru, dan menyapa stasiun jogja dan solo yang selalu punya cerita baru bagi setiap pengunjung kecuali aku yang belum pernah kesitu.

    17.46 Ranggajati pun tiba di Purwoketo dengan disambut fajar yang tersibak malam menjadikan langit bewarna jingga. Ah ini namanya senja! Dia sangat tenang dengan kumandang adzan yang bergema menuntun umat muslim menghadap Maha Penguasa untuk beribadah. 

    Purwokerto, belum juga kota katanya. Tapi hotel, mall, dan universitas sudah berdiri menjulang dan meninggi. Ah tapi apa pentingnya status daerah dinamakan kota? Yang ada malah membuat anak mudanya semakin sok sok an, meninggi dan menganggap masyarakat desa adalah kaum kaum tua yang tertinggal. Yang penting masyarakat makmur, pendidikan terpenuhi dan menghasilkan output yang terdidik, bukan?

    Purwokerto, cukup tenang untuk menjadi saksi sebagai tempat pertama kalinya aku melewati batas yang tidak pernah ku rencanakan sebelumnya. 

    Purwokerto, membuat aku mengambil arti mengenai hidup untuk selalu berpikir positif tanpa limit. Satu hal sebelum keberangkatan terjadi, pada waktu itu mampu menyihir pikiran untuk selalu berpikir negatif padahal sebenarnya masih tentatif. Sebal, kesal meliputi hati menjadikan amarah yang bebal tapi tetap saja harus berusaha sabar dan terima meskipun sudah merasa bar bar. 

    Hari terus berlalu, apa yang dipikirkan telah jatuh tepat waktu. Dan betapa malunya aku terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa karena sejenak sempat memelihara pikiran buruk di dalam syaraf syaraf yang telah Dia anugerahkan kepadaku secara cuma cuma. Segala kemungkinan buruk yang tentatif itu, tertepis begitu seja dengan kepastian di detik itu juga. 

    Karena seburuk-buruknya perilaku tidak tahu malu adalah suudzon kepada Tuhan yang lebih tahu akan segala sesuatu yang  terbaik untukmu. 
    Continue Reading

    Sedetik, senafas sedikit terasa berat. Membungkam kata tak ingin bersua, membalut pikir tentang dunia. Namun nyatanya dunia hanya sementara, bukan arti akan semena mena.

    Dua dua, deretan angka bernilai yang terdiri dari dua digit yang terisi oleh dua bilangan yang sama, yaitu dua. Menarik, hanya dua dua yang hanya mungkin mampu di jangkau manusia setelah satu karena tiga tiga mungkin tidak akan sampai ke tiga tiga tiga. Ah, siapa aku berani memastikan? Barangkali Tuhan akan menjadikan pasti, tentunya itu akan terjadi.

    Menari mundur, menoreh ke belakang sebanyak dua dua ketika tubuh hanya mampu tergeletak dan sedikit demi sedikit merangkak lalu kemudian mencoba untuk berani berjejak lalu akan berpijak dan pada akhirnya akan kembali tergelatak.

    Dua dua seketika menjadikan sesak, menghantui dan sedikit membuat retak tentang aku ini apa, siapa aku dan mau jadi apa?

    Menarik mundur, menoreh ke belakang, sebuah cerita menjadikan arti mengenai cinta, sendiri, bahagia, tangis, syukur, tawa, berbagi, dan kehilangan. 

    Menjadi dua dua, aku sangat percaya bahwa Tuhan menciptakan manusia tidaklah dengan sia sia melainkan dengan kekuatan dengan penuh cinta dan kebermanfaatan untuk alam semesta. 

    Continue Reading

    Tiga tahun sudah terlewati, tanpanya aku sendiri. Begitu mandiri ku lalui hari. Ia pernah bilang katanya aku satu-satunya, tapi nyatanya ada duanya. Memang begitu kelakuannya. Bilangnya mau bertobat, jadinya malah akrobat. Mungkin ini namanya khilaf dan belum istiqomah. Atau bagaimana? Tapi setidaknya rasa syukur dapat dipanjatkan pada Yang Maha Kuasa atas segala petunjukNya.

    Hampir tiga tahun sudah terlewati. Tidak benar juga bila memang benar-benar sendiri. Seringkali manusia berganti memasuki hati yang sepi. Tapi tak satupun yang sesuai hati. Ntah bagaimana caranya terkadang aku hanya ingin merasakan

    jatuh

    cinta

    lagi.

    Continue Reading
    Kasmaran adalah kondisi disaat Îµ > 0 terdapat áºŸ > 0 dimana dalam segala teoremanya selalu ingin menunjukkan áºŸ = 1/ε atau 3/ε atau bahkan 99999jt/ε atau lebih yang jelas tidak mungkin Îµ/ε. karena Îµ/ε sama dengan satu. Bila kita implementasikan angka satu kedalam bilangan biner, ia memiliki arti ya untuk 0 adalah tidak. Begitulah  dengan kasmaran dia belum menjadi satu rasa yang sempurna, hanya terbesit dan begitu menarik dalam menetukan nilainya.  Banyak asumsi yang diajukan untuk menebak dan menerka. Begitula kamu yang membuatku menerka dam memenuhi seluruh isi kepala sehingga membuat ingatanku menarik kebelakang mengenai cerita ketika bersamamu.




    Continue Reading




    Today, i want to tell u about something that annoys me. Started Desember 2017, i created my ig into a businness account. So i khow insight of my ig, like profil visits,  the number of people saved my photos, etc. Setiap aku upload foto ada  beberapa foto yang di save sama netijen. Awalnya aku penasaran siapa orang ini dan sedikit dilema, tapi aku berusaha sans dan tidak begitu ambil pusing tentang hal macam ini.

    Dan ketika boomingnya secreto, aku juga tidak mau kalah seperti netijen lainnya. I created secreto and put secreto’s link in bio’s instagam. Dan jeng jengg, isinya bikin aku kaget. Ada beberapa spam dan membuatku agak risih. So I deleted the link from my bio instagram.

    Pada suatu malam, aku lupa itu malam apa yang jelas aku lagi sibuk-sibuknya belajar. My cellphone was ringing, i picked up the phone. He told that i have a packet. Tapi demi apapun, aku nggak lagi beli barang di shopee, lazada, dan online stores lainnya. Orang tua, saudara, atau temenku kagak ada yang bilang kalau mau ngirim barang ke aku. So, aku tegasin ke si pengantar bahwa paket ini salah alamat. Tapi si pengirimnya yaqin 100% bahwa ini paketku, tapi ya memang alamat dan nama tujuannya tertuju padaku. Seriously, i was really afraid of that time. Alhamdulillah, aku tidak lagi sendiri di kos. My roommate, shofi, nemenin aku  ke depan buat ngambil paketan. Dan ternyata paketannya adalah bingkisan bunga. Ewh geli aku, bahkan lebih dari itu jujur aku takut banget. Apalagi temen2ku pakai nambahin bubuk micin segala, yang katanya awas bunganya ada peletnya, semar mesem, jaran goyang itu. Sampe-sampe aku tiap masuk kos keluar kos mesti clingak clinguk resah, lihat kanan kiri.

    Nah! Oke secret admirer, i have to tell you.  Cara-cara surprise yang menurutmu so sweet ala drama drama ini malah bikin inceranmu gidik-gidik. Memang rasa penasaran itu ada ketika kita menerima kado misterius. Tapi seriusan deh kado yang kalian berikan itu nggak akan diterima, malah kadonya masuk tong sampah atau dikasihkan  ke teman-temannya. Percaya nggak percaya emang gitu kenyataannnya.

    Cerita lain, temenku cewek nih juga pernah dapat coklat dari secret admirernya. Coklatnya ditaruh di dashbor motor (atau apa itu namanya, pokok kesak yang deket setir itulo ya ehe). Terus aku tanya ke dia gimana perasaanmu setelah terima itu coklat? Dan jawabannya, “penasaran sih ini siapa. Tapi creepy! Takut”.  Dan akhirnya coklatnya dimakan temen-temennya wkwk. Next stories, temenku cowok juga ada yang pernah dapat coklat miesterius. Sama halnya temenku yang ini juga penasaran dan coklatnya dimakan sama temen-temennya. Cerita lain lagi nih tentang ndoro besar di rumah, waktu aku tanyain semasa mudanya. “Gimana sih perasaan ketika dapat kado misterius?”. Dan jawabannya sama kek temen-temenku yang lain, PENASARAN. wkkwkw

    Jadi guys aku akan mencoba mendeskripsikan perasaan manusia yang kalian jadikan object untuk kalian kagumi, kurang lebihnya seperti ini.

    Sebelumnya, i dont know who u are. But, i wanna say thankyou for everything you do. Terimakasih sudah memperhatikan kami, dan memberi kami hadiah.

    Sebenarnya perasaan kami ketika menerima kado misterius adalah senang. Senang karena ada yang memberi kami hadiah. Sama seperti perasaan teman-teman ketika memperoleh hadiah. Senang karena ada yang senang melihat kami senang dan senang karena ada yang senang dengan kami. Disamping itu, kami juga merasakan penasaran dan kepo. Siapa sih ini yang ngasih kok anonim. Well, rasa penasaran kami ya hanya sebatas penasaran saja pada waktu itu. Setelah itu rasa penasaran kami berkembang menjadi takut karena kami merasa ada yang menguntit kehidupan kami. Kami merasa was-was seperti ada yang meneror kami. Rasanya itu creepy  banget. Kami malah mikir kalian tuh psycho dan membuat kami merasa resah, was-was, dan mikir aneh-aneh.

    Pleas try to imagine that kalian punya kehidupan yang tenang, damai, dan tentram. Eh tiba-tiba ada orang nggak dikenal ngirimin sebuah hadiah ke kamu. Yokpo jal prasamu? Wedi rek. Ate mbukak awang-awangen. Mikire elek-elek malihan koyok ngene... yokpo lek isine iku BOM? Santet? Pelet? Kodok? Tekek? Ejeje. Namanya orang tidak dikenal dan tidak diketahui identitas tentu bisa jadi orangnya sayang sama kita atau kebalikannya. Ya to?

    Woke kepada secret admirer  yang aku hargai,
    aku rasa kamu tidak perlu membuang-buang uang untuk memberikan hadiah misterius kepada orang yang kamu sukai. Justru hadiah yang kamu berikan kepada mereka akan membuat mereka takut dan berpikir aneh-aneh. Lebih baik kalian show up atau mendoakannya daripada bermain teror-teroran.  Be brave! Percaya diri dan tunjukkan diri kalian! Banyak cara yang bisa kalian lakukan untuk menunjukuan existensimu seperti sering-sering berkomunikasi, menolong doi ketika butuh pertolongan, atau tiba-tiba datang ke rumah menkhitbah targetmu, dll. Kalau kamu laki-laki, please be a gentle boy. Dan jika kamu perempuan, aku sarankan untuk menjadi wanita anggun yang tidak menggilai lelaki. Lebih baik  kamu memperbaiki diri saja menjadi lebih baik. Aku yakin, kalau memang dia lelakimu dia akan datang menujumu. Namun jika tidak, aku yakin kamu akan mendapatkan yang lebih baik.

    “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)...” (26, An-Nur)

    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About Me

    L U L A
    Assalamualaikum, my name is Lula. I interested with anything who interest me, like writing ✌. in short I'm a ENTJ woman. "bagiku menulis adalah salah satu cara untuk menghidupkan kenangan, dan kamu".  
    Read more >

    Follow Me

    • facebook
    • twitter
    • pinterest
    • instagram

    Subscribe me

    Labels

    An Experience An Intuition C++ Puisi Tugas Kuliah

    recent posts

    Blog Archive

    • Mei 2020 (1)
    • Desember 2019 (1)
    • November 2019 (3)
    • Oktober 2019 (2)
    • Agustus 2019 (1)
    • April 2019 (1)
    • Juli 2018 (1)
    • Juni 2018 (2)
    • Desember 2017 (2)
    • November 2017 (4)
    • Oktober 2017 (2)
    • April 2017 (1)
    • Januari 2017 (1)
    Diberdayakan oleh Blogger.

    MANDIRI

    Followers

    Cari Blog Ini

    Popular Posts

    • MAKALAH PENYIMPANGAN PANCASILA (ORDE LAMA, ORDE BARU, DAN MASA REFORMASI)
    • Purwokerto, 23-24 Oktober

    Most Popular

    • MAKALAH PENYIMPANGAN PANCASILA (ORDE LAMA, ORDE BARU, DAN MASA REFORMASI)
    • Purwokerto, 23-24 Oktober
    facebook Twitter instagram google plus

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top